Mobil Kalian Berjenis Injeksi? Perhatikan Sistem Apa Saja yang Perlu ditune Up

Mobil Kalian Berjenis Injeksi? Perhatikan Sistem Apa Saja yang Perlu ditune Up
Others

Sekarang mobil injeksi marak digunakan dibandingkan dengan mobil konvensional. Di mana cara menyuplai bahan bakarnya dengan diinjeksi atau disemprot. Sistem injeksi ini merupakan pengganti karburator yang mempunyai kelemahan. Sehingga penggunaan bahan bakarnya lebih irit. Namun,

Melakukan tune up mobil injeksi juga bisa melalui Otomall.id. Caranya pun sama yaitu, mengisi form yang disediakan di situs tersebut, seperti jenis mobil, perawatan apa yang dilakukan, pilih bengkel dan jadwal tune up, dan kalian datang ke bengkel sesuai jadwal. Mudah bukan?

Namun demikian, perawatan tune upnya pada mobil injeksi tentu sedikit berbeda dengan mobil konvensional, karena sistem mobil yang ditune up pun ada yang berbeda. Apa saja perbedaan tersebut? Berikut ini sistem mobil injeksi yang perlu ditune up.

6 Sistem Mobil Injeksi yang Perlu ditune Up

1. Sistem Induksi Udara

Sistem induksi udara pada mobil injeksi berfungsi sebagai penyalur udara bersih ke dalam ruang pembakaran, yang mana udara bersih membantu proses pembakaran bahan bakar yang nantinya diubah menjadi energi. Oleh karena itu, sistem induksi udara pada mobil injeksi haruslah bersih.

Salah satu cara agar sistem induksi udara bersih adalah pembersihan filter udara. Ini bertujuan agar udara kotor tidak masuk ke ruang pembakaran. Cara membersihkan filter udara dengan menggunakan air gun. Namun, jika filter udara sudah tidak bisa dibersihkan, maka filter udara harus diganti.

Yang kedua adalah pembersihan throttle body. Throttle body merupakan komponen mobil injeksi, dan terletak di samping filter udara. Setelah udara disaring oleh filter udara, maka udara tersebut akan melewati throttle body, yang nantinya masuk ke air chamber dan intake manifold. Jadi, throttle body  harus bersih, sehingga udara yang masuk tidak tersumbat.

Yang terakhir, pembersihan Idle Speed Control (ISC). Idle Speed Control (ISC) adalah akuator pada mesin mobil injeksi. Fungsinya untuk mengatur jumlah udara yang masuk ke intake manifold atau tempat penyalur campuran udara dan bahan bakar. Jadi, ISC harus dibersihkan, agar udara yang masuk sesuai kebutuhan, dan membuat proses pembakaran sempurna.

2. Sistem Pendingin

Dalam melakukan tune up pada sistem pendingin ini. Caranya adalah mengukur ketinggian air pendingin pada reservoir tank (penampung air pendingin) melalui level gauge dengan radiator pressure gauge. Jika air pendingin tidak cukup, dan air pendingin itu rembes atau bocor, maka sistem pendingin tidak bisa berfungsi, sehingga mesin menjadi cepat panas.

3. Sistem Pengapian

Sistem pengapian pada mobil injeksi harus dicek dan ditune up dengan cara melakukan tune up pada busi. Di mana busi berfungsi sebagai pemberi percikan api yang membantu proses pembakaran antara campuran bahan bakar dan udara yang bisa diubah menjadi energi. Oleh karena itu, busi harus diperhatikan, apakah bisa digunakan baik atau tidak.

Selain busi, ruang pembakaran juga harus ditune up dengan cara dibersihkan. Hal ini karena jika proses pembakaran tidak sempurna maka akan meninggalkan kerak, yang dapat merusak ruang pembakaran. Dibersihkannya dengan menyemprot cairan combsution cleaner.

4. Pelumas Mesin

Melakukan tune up pada pelumas mesin adalah mengecek apakah pelumas mesin, seperti, oli mesin, minyak rem, dan oli transmisi masih cukup dan berkualitas. Jika tidak, perlu ditambah atau bahkan diganti yang baru agar pelumas mesin bisa berfungsi dengan baik.

5. Aki atau Baterai

Biasanya mobil injeksi menggunakan aki kering, yang disebut juga dengan aki tanpa perawatan, karena ketinggian cairan aki tidak perlu diukur. Namun demikian, aki kering juga harus dicek tegangan akinya apakah sesuai standar apa tidak pada saat tune up.

 

6. Sistem Injeksi Mobil

Sistem yang terakhir adalah sistem injeksi pada mobil. Ini berhubungan dengan sistem listrik pada mobil  injeksi.  Dicek dengan cara melakukan scan pada mesin dan body mobil. Jika ada salah satu sensor yang rusak, maka akan terbaca jelas pada alat scan.

Dari beberapa sistem yang harus ditune up pada mobil injeksi, ternyata lumayan berbeda ya dengan mobil konvensional. Meskipun caranya lumayan mudah, namun diperlukan alat –alat khusus. Jadi disarankan untuk melakukan tune up di bengkel.